“Alhamdulillah upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh dimulai dari pembukaan kembali status Bandara SIM untuk penerbangan internasional pasca Covid, penerbangan Haji, Umrah dan penerbangan internasional reguler telah terwujud,” sambungnya.
Dia juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Aceh juga mengapresiasi maskapai yang dengan kondisi keterbatasan armada pasca pandemi, namun tetap memberikan prioritas untuk membuka penerbangan dari Aceh ke luar negeri. [ftr/bna]