Logo Dialeksis - Masker
Beranda / Berita / Aceh / ISMI dan UIN Ar Raniry Bahas Kerjasama Implementasi Ekonomi Islam di KEK Halal Barsela

ISMI dan UIN Ar Raniry Bahas Kerjasama Implementasi Ekonomi Islam di KEK Halal Barsela

Selasa, 17 November 2020 22:20 WIB

Font: Ukuran: - +

[IST]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengurus ISMI (Ikatan Saudagar Muslim Indonesia) disambut oleh Rektor UIN Ar Raniry Prof. Dr. H. Warul Walidin Ak. MA dalam rangka membahas penguatan implementasi ekonomi Islam pada Senin (16/11/2020).

Perwakilan MPP ISMI, Ir. Andi Yudi Hendriawan, MRE dan Ketua ISMI Aceh Nurchalis SP, M.Si mengajak UIN Ar Raniry menjadi mitra kerja strategis dalam mengembangkan KEK Halal Barsela.

"Dengan terbentuknya kerjasama dengan UIN Ar Raniry pastinya konsep-konsep ekonomi halal bisa kita wujudkan dengan baik," bukanya.

Ketum MPP ISMI, Ilham Habibie melalui perwakilannya menitip salam kepada rektor UIN Ar Raniry serta mengajak untuk saling berkontribusi mewujudkan KEK Halal Barsela.

"Konsep halal yang akan di implementasikan dalam KEK Halal Barsela tentu perlu ada pikiran kolosal terutama peran para akademisi," ucap Andi.

Menyambut gagasan halal tersebut rektor UIN Ar Raniry memberi apresiasi penuh serta mengajak tim ISMI dan pihak UIN Ar Raniry untuk segera merumuskan MOU (Memorandum of Understanding), MOA (Memorandum of Action) dan RTL (Rencana Tindak Lanjut).

"Kami sangat senang dengan kehadiran ISMI ke UIN Ar Raniry dan kami siap berkontribusi terhadap kebutuhan utk mewujudkan KEK Halal Barsela," sambut rektor.

Pikiran-pikiran ekonomi syariah dan dukungan Aceh sebagai wilayah syariat Islam sejak 1959 sangat layak menjadikan Aceh sebagai Central of Halal Industri.

Dalam pertemuan tersebut rektor menceritakan kiprah akademisi UIN Ar Raniry selama ini dalam rancangan-rancangan qanun di Aceh.

"UIN Ar Raniry hari ini sudah menjadi pusat kajian ekonomi islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di samping itu UIN sering memberi kontribusi yang luar biasa dalam produksi qanun-qanun terutama qanun ekonomi syariah di Aceh," ucap rektor.

Melirik investasi, menurut rektor investor tidak lagi takut menamam saham di Aceh karena Aceh hari ini sangat aman dalam menyambut investor.

"Aceh harus menjadi role model ekonomi halal, apalagi Aceh hari ini sangat aman dan siap menyambut iklim investasi apalagi investasi untuk mewujudkan KEK Halal Barsela," tegas rektor.

Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda