Beranda / Berita / Aceh / Indahnya Tamsar 27, Diproyeksi Bakal Jadi Objek Wisata Unggulan di Tamiang

Indahnya Tamsar 27, Diproyeksi Bakal Jadi Objek Wisata Unggulan di Tamiang

Minggu, 09 Februari 2020 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Bupati Aceh Tamiang, Mursil saat meninjau objek wisata Tamsar 27 di Kampung Bengkelang. [Foto: IST/Dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang cukup serius menjadikan Tamsar 27 sebagai objek wisata unggulan. 

Tamsar 27 yakni sebuah sungai kecil yang dialiri air jernih dengan 27 tingkatan yang terbuat dari batu di Kampung Bengkelang Kecamatan Bandar Pusaka.

Keseriusan ini disampaikan Bupati Aceh Tamiang Mursil usai meninjau langsung objek wisata beberapa waktu lalu. Menurutnya objek wisata yang memiliki tangga air sebanyak 27 tingkat ini memiliki keunggulan tersendiri dan tidak ditemui di daerah lain.

“Lokasinya cukup indah, belum pernah saya temui di daerah manapun,” kata Bupati Mursil saat mengelar pertemuan dengan perangkat kampung di wilayah Kecamatan Karang Baru dan Sekerak.

Selain tangga air 27 tingkat yang dinilai cukup menakjubkan, keunggulan Tamsar 27 ini terletak pada kondisinya yang masih alami dengan ditandai keberadaan Orangutan dan ikan di aliran air tamsar.

Kawasan ini dinilainya bisa menyaingi Bukitlawang di Kabupaten Langkat, Sumut yang selama ini memiliki daya tarik wisata penangkaran Orangutan.

Mursil menyadari meski memiliki potensi besar sebagai tempat wisata unggulan, tamsar 27 masih sangat membutuhkan penanganan serius di sektor infrastruktur. Makanya dalam waktu dekat, Mursil akan kembali meninjau lokasi itu dengan membawa sejumlah SKPK yang berssinggungan dengan pembenahan objek wisata ini.

“Nanti Dinas PU kita bawa ke sana, karena memang jalannya masih sulit dilalui. Saya saja baru sampai di Tamsar 18,” jelasnya.

Bupati Mursil melanjutkan, ke depan akses menuju Tamsar 27 akan semakin mudah, bahkan masyarakat Medan, Sumatera Utara sudah menjadi salah satu target wisatawan potensial, menyusul mulai beroperasinya tol Medan-Langsa tahun depan.

Secara khusus Mursil mengapresiasi Datok Penghulu Bengkelang sebagai orang pertama yang berjasa menemukan lokasi wisata ini. Dia pun mengimbau agar datok penghulu lain meniru kreativitas ini agar mampu menggali potensi kampung.

“Datoknya sampai berutang gara-gara membuka jalan ke Tamsar 27. Saya cukup kagum sama beliau karena semangat membangun perekonomian masyarakat kampungnya," puji Mursil. (MHV)


Keyword:


Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda