Beranda / Berita / Aceh / Empat Kawanan Pencuri Sepmor Diamuk Massa di Aceh Tamiang, Satu Tewas

Empat Kawanan Pencuri Sepmor Diamuk Massa di Aceh Tamiang, Satu Tewas

Minggu, 29 Agustus 2021 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : MHV

Empat kawanan pencuri sepeda motor diamuk massa saat beraksi di Dusun Mawar, Kampung Sukamulia, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Minggu (28/08/2021). [Foto: Istimewa]


c

Akibatnya, satu diantaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali melalui Kapolsek Rantau Iptu Nirwan Novri yang dikonfirmasi Dialeksis.com, Minggu (29/8/2021) mengatakan, amukan massa terhadap terduga pencuri tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolsek menyebutkan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah dilaporkan oleh Datok Penghulu Kampung Suka Mulia, Suherman bahwa ada empat orang yang diduga sebagai pelaku pencurian sepmor dihakimi massa di kampungnya.

Usai mendapat laporan, polisi meluncur ke lokasi kejadian. Di sana, polisi menemukan tiga orang sudah dalam keadaan luka-luka dan satu lagi telah meningal dunia di dalam parit pinggir jalan. "Yang meninggal dunia Budiono alias Sudut (40), warga Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang," kata Kapolsek.

Sementara tiga lainnya yang mengalami luka-luka usai dimassa yakni, Khusnul Hakim Als Hakim (22) warga Dusun Sepakat, Desa Durian, Beni Saputra Als Beni (33) warga Dusun Batu Tiga, Desa Suka Mulia dan Afriza (37) warga Dusun Permai, Desa Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.

Empat pria tersebut sudah dibawa ke RSUD Aceh Tamiang guna dilakukan pengobatan dan juga Visum Et Repertum. "Dari kejadian tersebut, kami mengamankan dua unit sepeda motor dan satu buah keranjang rotan sebagai barang bukti," ungkap Kapolsek.

Novri menyebut, polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencurian tersebut hingga pelaku diamuk massa. Dalam kasus itu, polisi menyita dua motor serta satu keranjang rotan. "Kita masih memeriksa saksi terkait kasus ini," ujar Novri. (MHV)

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda