Kamis, 17 September 2026
Beranda / Berita / Aceh / Dua Setengah Jam Petaka di Bambel, 13 Rumah Terbakar.

Dua Setengah Jam Petaka di Bambel, 13 Rumah Terbakar.

Kamis, 17 September 2026 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Foto: Kolase Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Aceh Tenggara - Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Sebanyak 13 rumah terdampak, dengan 10 di antaranya mengalami kerusakan berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kebakaran tersebut berdampak terhadap 13 kepala keluarga yang terdiri atas 59 jiwa. Tidak ada korban meninggal maupun luka-luka dalam peristiwa itu.

Namun, sebagian besar barang di dalam rumah warga tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Tenggara yang diperbarui pukul 21.15 WIB, petugas pemadam kebakaran menerima informasi kejadian tersebut dari warga.

Asbi menjelaskan, informasi awal menyebutkan api diduga berasal dari rumah milik seorang warga bernama Darus. Api kemudian merambat ke rumah-rumah lain yang berdempetan.

Bangunan berkonstruksi kayu dan semipermanen membuat api mudah menjalar, membakar rumah beserta isinya. Meski demikian, dugaan titik awal munculnya api belum menjelaskan penyebab kebakaran.

“Penyebab kebakaran sampai saat ini belum dapat dipastikan,” demikian keterangan Asbi dalam laporan tersebut. Penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

BPBD Aceh Tenggara mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas melakukan pemadaman dengan bantuan personel kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 WIB atau sekitar dua setengah jam setelah waktu kejadian yang tercatat dalam laporan.

Dari hasil pendataan sementara, rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Is, Suhada, Peri, Darus, Muji, Samaul Bahri, Daman Nuri, Ryo, Khairun, dan Said. Adapun tiga rumah yang mengalami kerusakan ringan tercatat milik Wedi, Raine, dan Ahmad.

Selain memadamkan api, petugas BPBD melakukan kajian cepat, pendataan, dan dokumentasi dampak kebakaran. Hingga laporan disampaikan Rabu malam, belum tercantum rincian mengenai pengungsian warga maupun taksiran kerugian materi. []

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI