Beranda / Berita / Aceh / Bupati Aceh Besar Launching aplikasi SIMANTAB

Bupati Aceh Besar Launching aplikasi SIMANTAB

Kamis, 11 April 2019 12:01 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Aceh Besar -  Ir. Mawardi Ali meluncurkan aplikasi SIMANTAB (Sistem Informasi Manajemen Aset Aceh Besar) di gedung kampus ISBI, Rabu, 10 April 2019. SIMANTAB adalah aplikasi yang berbasis website yang digunakan untuk mengontrol aset Aceh Besar.

Menurut Bupati seperti yang sudah diatur dalam peraturan Pemerintah No 27 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik Negara/Daerah juga Permendagri No 16 tahun 2016, bahwa barang daerah memiliki aturan dan siklus pengelolaan yang bersifat Nasional, mulai dari perencanaan, penggunaan, pelaporan sampai pada penghapusan aset. "Aset kita harus terintregasi dari perencanaan, pengelolaan dan pengawasan. Kita semua tahu bahwa Aceh Besar memiliki banyak sekali Aset," ungkapnya.

"Untuk Aset yang bergerak saya minta semuanya harus ada surat yang diketahui oleh Bupati. Silahkan pinjam tapi harus bertanggung jawab, kalau rusak ya harus diperbaiki jangan kemudian dibebankan ke pememinjam," sambungnya.

Aceh Besar banyak memiliki aset untuk alat-alat pertanian. "Ini harus kita jaga, maka Kedepan kita harus buat badan perusahaan yang mengelolanya. Sehingga aset kita produktif, sama halnya dengan dinas PU kita juga punya banyak aset, tapi selama ini hanya diam di workshop sehingga kita minus terus," katanya.

Sama halnya dengan pasar dan PDAM, ini adalah aset Aceh Besar yang harusnya menjadi BUMD yang produktif agar jangan terus merugi.

Kita banyak sekali memiliki aset, baik aset jalan dan aset tanah. Untuk aset tanah ini harus segera kita buatkan sertifikat. "Dalam waktu dekat ini saya sudah intruksikan kepada Sekda untuk membuat surat guna menarik aset milik daerah yang dipakai oleh pribadi," ujar Bupati.

Menurut Bupati alasan ditariknya aset tersebut untuk didata kembali, setelah itu bagi yang ingin menggunakan aset tersebut statusnya adalah pinjaman. "Jadi kalau pinjaman ya harus bertanggung jawab, tentu saja kita berikan pinjaman pada orang yang tepat dan berjasa bagi daerah," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aset milik daerah harus dijaga dan dimanfaatkan dengan benar.

"Oleh karena itu saya sangat berterima kasih atas adanya aplikasi ini," katanya.

Ia juga berharap aplikasi ini bukan hanya sebagai alat untuk pamer saja bahwa Aceh Besar memiliki aplikasi ini, namun aplikasi ini harus mempunyai fungsi yang betul-betul bisa menginventaris segala aset yang dimiliki oleh Aceh Besar.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Arifin, S.H.I, M.Si. "Fungsi aplikasi ini adalah sebagai kontrol segala aset yang dimiliki Pemkab Aceh Besar, aplikasi ini berbasis website, bisa diakses melalui www.simantab.site. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan Google map, sehingga kita bisa tau dimana lokasi aset tersebut," paparnya.

Menurut Arifin, aplikasi ini bisa diakses dengan sangat mudah dan bisa diakses siapa saja. Jadi semua orang bisa mengawasi aset yang dimiliki Pemkab Aceh Besar. (MC Aceh Besar)
Keyword:


Editor :
Pondek

riset-JSI
Komentar Anda