Beranda / Berita / Aceh / Bawa Handphone, 7 Orang Pengungsi Rohingya Di Bireuen Melarikan Diri

Bawa Handphone, 7 Orang Pengungsi Rohingya Di Bireuen Melarikan Diri

Sabtu, 09 April 2022 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Fajri Bugak

Para Pengungsi Rohingya Yang Ditampung di Gedung Serbaguna Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. [Foto: Dialeksis/Fajri Bugak]


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Sebanyak 7 orang pengungsi Rohingya yang ditampung Gedung Serbaguna Kecamatan Jangka Gampong Jangka Alue Kecamatan Jangka dikabarkan sudah melarikan diri.

Camat Jangka Alfian S.Sos mengatakan sebanyak 7 orang pengsungsi Rohingya yang melarikan diri tersebut 4 orang laki-laki 3 orang perempuan. "Mereka melarikan pada Jumat 8 April pukul 03.00 Wib saat petugas membagikan nasir sahur,"kata Alfian kepada Dialeksis.com.

Selanjutnya kata Alfian petugas pengamanan langsung mengumpulkan pengungsi rohingya laki-laki dan perempuan untuk dilakukan pengecekan kelengkapan para pengungsi Rohingya.

"Setelah dilakukan pengecekan hasilnya 7 (tujuh) orang tidak berada di lokasi. Selanjutnya Petugas pengamanan dibantu Polsek Jangka dan Koramil Jangka melakukan pencarian di seputran Desa dalam wilayah Kec. Jangka telKab. Bireuen. Sampai hari ini belum ditemukan,"kata Alfian.

Berdasarkan interogasi awal terhadap salah seorang pengungsi rohingya atas nama Mhd Husein (paman omar) menyampaikan salah seorang pengungsi yang melarikan diri an. Mhd hoirutullah ada mencuri/membawa Handphone milik an. Husen dengan no.hp 081262967897.

"Saat ini jumlah rohingya yang berada di tempat penampungan sementara di Gedung Serbaguna Kec. Jangka seluruhnya 107 (seratus tujuh orang) dengan rincian laki-laki 66, perempuan 41 orang,"demikian kata Camat Jangka. (Fajri Bugak) 

Identitas Tujuh Orang Pengungsi Rohingya yang melarikan diri:

Laki-laki

1. Hafizurahman, 19 Tahun

2. Mhd hoirut ullah, 22 thn 

3. Azimmullah, 13 thn

4. Mhd zunaidi, 12 thn

 

Perempuan

1. Arosi 18 thn

2. Robina 18 thn 

3. Tosmin tara 15 thn


(Fajri Bugak)

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda