Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Baitul Mal Aceh Berikan Bantuan Ramadan Bagi 4000 Masyarakat Miskin

Baitul Mal Aceh Berikan Bantuan Ramadan Bagi 4000 Masyarakat Miskin

Sabtu, 02 Mei 2020 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA menyerahkan bantuan Ramadan secara simbolis. Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden dan Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Zamri A Rafar, Jumat (1/5/2020) di Gampong Bira Cot, Montasik, Aceh Besar. [Foto: Humas Aceh/BMA]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 4.000 fakir miskin di Kabupaten Aceh Besar menerima bantuan Santunan Ramadan dari Baitul Mal Aceh (BMA). Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp800 ribu per mustahik yang tersebar di 23 kecamatan.

Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA mengatakan, bantuan ini merupakan program rutin BMA yang dilaksanakan setiap tahun dalam bulan Ramadan. Program ini dibuat mengingat pada bulan tersebut kebutuhan masyarakat meningkat dari bulan-bulan lainnya.

“Maka dengan adanya pemberian bantuan konsumtif seperti ini dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin di bulan Ramadan,” kata Armiadi di sela-sela penyerahan secara simbolis di Gampong Bira Cot, Montasik, Aceh Besar, Jumat (1/05/2020).

Armiadi menambahkan, bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah Aceh melalui BMA terhadap keluarga yang kurang mampu. Untuk progam ini, BMA menganggarkan dana dari sumber zakat sebesar Rp3,2 miliar.

Adapun mekanisme pengambilan data ini, pihak Baitul Mal menyurati geuchik gampong untuk dikirimkan nama-nama keluarga miskin, karena geuchiklah yang mengetahui siapa saja warganya yang miskin atau tidak. Sedangkan proses penyaluran bantuan langsung dikirimkan ke rekening mustahik masing-masing.

“Pihak amil Baitul Mal Aceh tidak memegang uang karena langsung masuk ke rekening penerima,” ungkap Armiadi. Ia berharap para mustahik mendoakan para muzakki agar rezekinya lebih banyak lagi dan berkah rezeki sehingga terus dapat meningkatkan manfaat bagi umat. Mustahik sendiri agar ke depan tidak lagi menjadi penerima zakat, tetapi pembayar zakat.

“Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin dan dibelanjakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Belanjalah keperluan-keperluan yang mendesak seperti kebutuhan pokok sehari-hari, jangan digunakan untuk memberi rokok,” katanya lagi.

Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut juga hadir Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden dan Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Zamri A Rafar. Rahmad mengatakan, selain bantuan ini, Baitul Mal Aceh juga masih memiliki banyak program pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam bentuk zakat produktif di beberapa kabupaten/kota se-Aceh, seperti pemberian modal usaha kepada keluarga miskin yang punya usaha dan mau berusaha keluar dari kemiskinan, beasiswa, gampong produktif, dan lain-lain.

“Bahkan, Baitul Mal Aceh punya program santunan fakir-uzur seumur hidup yang bantuannya diberikan setiap bulan, pemberian beasiswa penuh tahfiz Quran, beasiswa penuh anak muallaf, dan masih banyak program Baitul Mal Aceh yang fokus terhadap pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.”tutupnya. (h)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda