Beranda / Berita / Aceh / Apa Karya: Tim MoU Helsinki Harus Libatkan Ureng Terkait, Bek Jak Pake Ceurape

Apa Karya: Tim MoU Helsinki Harus Libatkan Ureng Terkait, Bek Jak Pake Ceurape

Selasa, 01 Juni 2021 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Agam K

Zakaria Saman [Foto: Serambi Indonesia]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tim pembinaan dan pengawasan Memorandum of Understanding (MoU) Hensinki, harus diisi oleh orang-orang yang profesional dan yang memiliki kompeten.

Mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka, Zakaria Saman atau sering disapa akrab Apa Karya mengatakan, orang-orang yang dilibatkan jangan hanya yang pandai bicara saja, tapi juga harus benar-benar memiliki kompeten dan paham duduk persoalan tentang MoU Helsinki.

“Orang-orang yang dipake di tim itu harus profesional, sehingga persoalan MoU Helsinki ini bisa segera direalisasikan seratus persen. Bek dijak pake ceurape-ceurape, harus dilibatkan ureng terkait yang meuphom,” ujar Zakaria Saman kepada dialeksis.com, Selasa (1/6/2021).

Zakaria menambahkan, persoalan MoU Helsinki tidak boleh main-main, apalagi ditandatanggani oleh Presiden Indonesia, maka tidak boleh sembarangan dan kalau ada yang belum betul, harus dibetulkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tim pembinaan dan pengawasan Memorandum of Understanding (MoU) Hensinki, akan berangkat ke Jakarta untuk menemui sejumlah stakeholder.

Penanggungjawab Tim pembinaan dan pengawasan MoU Helsinki, Teuku Kamaruzzaman mengatakan, sebenarnya tim tersebut merupakan kelanjutan apa yang telah dilakukan oleh DPRA pada tahun 2019.


Keyword:


Editor :
M. Agam Khalilullah

riset-JSI
Komentar Anda