Beranda / Berita / Aceh / Antusiasme Masyarakat Untuk Vaksinasi Covid-19 di Aceh Masih Tinggi

Antusiasme Masyarakat Untuk Vaksinasi Covid-19 di Aceh Masih Tinggi

Kamis, 19 Agustus 2021 23:40 WIB

Font: Ukuran: - +

Vaksinasi untuk umum (massal) di gedung BIMEC, Kamis (19/8/21). Sebelumnya vaksinasi massal sempat dihentikan selama sepakan, kerena tim vaksinator disuntik vaksin dosis 3. [Foto: Ist]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi covid-19 masih tinggi di Aceh, khususnya di kota Banda Aceh. Hal ini terlihat dari ramainya antrian peserta vaksinasi Covid-19 di gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH). Pasca libur sepekan, antusiasme masyarakat terlihat dari pelaksanaan vaksinasi kemarin (Rabu, 18/8), sebanyak 1.372 orang divaksin di lokasi tersebut.

Dari rilis yang didapat oleh Dialeksis.com, Kamis (19/08/2021), salah seorang yang terlihat sabar dalam antrian adalah Musdawati, seorang tenaga pengajar Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Musdawati mengakui, bagi dirinya ikut vaksinasi merupakan ikhtiar agar terhindar dari paparan Covid-19, Kamis (19/08/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh Musdawati, usai menerima suntikan vaksin dari vaksinator di BACH. “Ini merupakan salah satu ikhtiar saya dalam menghadapi pandemi ini. Pandemi memang mengharuskan kita melakukan kebiasaan baru. Selain menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian, vaksinasi adalah salah satu hal yang penting kita lakukan di masa “masa seperti ini,” ujar Musdawati.

Dalam kesempatan tersebut, Musdawati juga mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut gerakan vaksinasi covid-19. Semakin banyak yang divaksin, maka target mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity akan segera terbentuk. Dengan demikian, virus ini akan mudah dikendalikan. Mari kita ikuti anjuran Pemerintah demi kebaikan bersama,” kata Musdawati.

Hal senada juga disampaikan oleh Cristine Mariel. Mahasiswa Universitas Syiahkuala ini mengajak rekan-rekannya yang belum menerima suntikan vaksinasi untuk segera ke BACH dan mendapatkan suntikan vaksinasi gratis dari para vaksinator.

“Vaksinasi penting untuk membentuk kekebalan kelompok. Lebih banyak yang divaksin, maka upaya pengendalian virus ini akan lebih mudah. Mari bantu pemerintah menanggulangi covid-19 dengan tetp menjalankan prokes dan ikut vaksinasi,” kata Mariel.

Sama seperti vaksinasi tahap pertama, para vaksinator yang bertugas di BACH berasal dari tim Dinas Kesehatan Aceh, RSUDZA, RSIA, RSJ, RS Kesdam Iskandar Muda dan dari RS Bhayangkara Polda Aceh.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, vaksinasi bagi masyarakat umum di BACH sempat ditunda. Hal ini dikarenakan para vaksinator harus menjalani vaksinasi khusus tahap tiga.

“Para vaksinator termasuk di antara mereka yang mendapatkan prioritas mengikuti suntik dosis tiga vaksin covid-19, sehingga vaksinasi untuk umum ditunda sementara waktu. Kini, vaksinasi bagi masyarakat umum telah dibuka kembali, kami mengajak masyarakat di seluruh Aceh untuk datang dan menerima suntikan vaksinasi, sebagai bentuk ikhtiar kita menghadapi pandemi ini,” imbau Iswanto.

Karo Humpro itu menambahkan, hari ini merupakan hari ke-43 pelaksanaan vaksinasi covid-19. Sebanyak 801 orang mendapatkan suntikan vaksin di BACH.

“Hari ini ada penambahan sebanyak 801 orang. Dengan demikian, maka total masyarakat yang telah mendapatkan suntikan vaksin covid-19 di BACH adalah 54.297 orang,” pungkas Iswanto. (*)

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda