Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Alasan Sakit Sarkawi Mundur dari Jabatan Bupati Bener Meriah

Alasan Sakit Sarkawi Mundur dari Jabatan Bupati Bener Meriah

Senin, 25 Mei 2020 07:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Bener Meriah Sarkawi. 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bupati Bener Meriah Sarkawi mengumumkan pengunduran diri, alasannya ingin fokus berobat. Dia menyatakan mundur pada Minggu (25/5/2020) pagi. 

Sarkawi atau akrab disapa Abuya itu menyampaikan pengunduran diri secara lisan saat memberikan sambutan sebelum shalat Idul Fitri 1441 Hijriah, di lapangan Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Aceh. Dia baru setahun naik takhta untuk menggantikan bupati sebelumnya yang ditangkap KPK. 

Pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Arifin ini diketahui kondisinya semakin hari semakin memburuk. "Beliau sakit pada bagian tulang belakang. Sudah dilakukan beberapa usaha sebagai manusia, seperti berobat di dalam dan luar Negeri," ujar Kabag Humas Pemkab Bener Meriah Wahidi melalui keterangan tertulis yang diterima Dialeksis.com, Minggu (24/5/2020).

"Namun belum menunjukan perubahan yang signifikan, maka pada saat ini beliau ingin fokus berobat sembari mengurus pesantren yang beliau miliki," tutur dia. 

Saat pergi umrah beberapa waktu lalu, Wahidi menyampaikan bahwa Sarkawi sempat berdoa untuk kesembuhannya. "Selain berobat, beliau juga telah melakukan doa khusus untuk kesehatan beliau yang dilaksanakan di Tanah Suci beberapa bulan yang lalu," sebutnya. 

Keputusan Abuya yang mengejutkan itu telah disampaikan kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Wahidi menyampaikan bahwa Sarkawi akan mengurusi segala administrasi pengunduran dirinya secara resmi setelah Idul Fitri. 

Secara lisan telah disampaikan kepada Plt. Gubernur Aceh, dan proses administrasi akan diproses setelah masuk kerja Idul Fitri," kata Wahidi. 

"Sampai surat keputusan pengunduran diri beliau resmi disetujui oleh Pejabat yang berwenang, beliau masih akan menjalankan tugas dan kewajiban sepenuhnya sebagai bupati," ucapnya. 

Menurut Wahidi, Sarkawi juga memohon doa kepada masyarakat untuk kesembuhannya. Sarkawi juga meminta maaf apabila selama memimpin ada janji-janji yang belum dipenuhi. "Beliau juga mohon doa untuk kesembuhannya, sekaligus meminta maaf kepada seluruh masyarakat bila mungkin dalam kepemimpinannya ada hal yang belum terpenuhi," ujar Wahidi.(ZU)

Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda