Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Aktivis Anti Korupsi Gayo Dilaporkan Hilang

Aktivis Anti Korupsi Gayo Dilaporkan Hilang

Senin, 18 November 2019 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +
Ricky Arasendi, 27, aktivis Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-ko) yang dinyatakan hilang. [Foto: IST/Dialeksis.com]

DIALEKSIS.COM | Takengon - Ricky Arasendi, 27, aktivis yang tergabung dalam Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-ko), secara resmi dilaporkan ke polisi sebagai orang hilang. Laporan polisi langsung dilakukan istri aktivis ini, setelah suaminya hilang sejak 11 hari lalu.

Kehilangannya terbilang “misterius”, bahkan teman-teman aktivisnya yang masih getol menolak aksi tambang di Gayo, putus hubungan dengan Ricky, karena yang bersangkutan sudah tidak menggunakan ponsel.

“Benar istri dari Ricky sudah melaporkan secara resmi tentang kehilangan suaminya, 11 hari yang lalu,” sebut Maharadi, Koordinator Jang-ko, menjawab Dialeksis.com, Sabtu (18/11/2019) di Takengon.

Laporan itu baru dilakukan pada Sabtu (18/11/2019), sejak dia menghilang 11 hari yang lalu. Mengapa lambat dilaporkan? 

"Dari informasi yang saya terima, pihak keluarga masih berharap Ricky akan kembali, makanya mereka tunggu. Baru pada hari ini dilaporkan,” sebut Maharadi.

Amalia Oktamy, 26, istri Ricky melaporkan kehilangan suaminya secara resmi ke Polres Aceh Tengah. Kabar terakhir 11 hari yang lalu, suaminya ingin membeli bibit cabai di Bebesen, Aceh Tengah.

Ricky pergi bersama sahabatnya Edi menggunakan sepeda motor Vario putih dengan BL 6761 Y. Baju yang dikenakanya warna hijau tua kotak-kotak. 

Ricky berperawakan kurus, dengan rambut hitam pendek. Wajah lonjong, kulit sawo matang, tinggi badan 165 cm.

"Setelah membeli bibit cabai, Ricky mengantarkan Edi ke rumahnya. Sementara Ricky pergi usai mengantar temannya tanpa memberi tahu tujuannya," sebut Maharadi.

Saat masih bersama Edi, aktivis ini sempat menghubungi istrinya yang menyatakan belum bisa pulang, karena urusannya belum kelar.

Namun sore harinya, ketika istri aktivis ini menelpon Edi, menanyakan keberadaan suaminya karena sepeda motor milik orang tuanya mau digunakan, Edi memberikan keterangan bahwa Ricky sudah tidak bersamanya lagi.

Pihak keluarga menunggu kepulangan Ricky, namun setelah 11 hari tak kunjung pulang. Akhirnya sang istri membuat laporan resmi ke polisi. 

Pihak keluarga meminta bantuan, bila ada yang melihatnya agar menghubungi keluarga dengan mengontak nomor selular 0813-7083-9757.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan orang hilang itu. “ Kami lagi kumpulkan bukti-bukti dan petunjuk, barusan keluarga membuat laporan,” sebut Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, Aiptu, Agus Riwayanto, menjawab Dialeksis, Sabtu (18/11/2019) via selular.(baga)

Editor :
Redaksi

Komentar Anda