DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah pusat disebut akan mengumumkan pengembalian Lapangan Blang Padang sebagai tanah wakaf milik Masjid Raya Baiturrahman Aceh dalam waktu dekat.
Informasi tersebut disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau Abu Sibreh. Ia mengaku telah memperoleh informasi mengenai rencana pemerintah menyampaikan kepastian status lapangan bersejarah tersebut kepada masyarakat Aceh.
“Sepengetahuan saya, dalam waktu dekat pemerintah akan mengumumkan pengembalian Lapangan Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman Aceh,” kata Abu Sibreh saat dihubungi kembali Dialeksis, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Abu Sibreh, pengumuman itu semula direncanakan disampaikan lebih awal. Namun, pemerintah masih memerlukan waktu karena terdapat sejumlah hal penting yang akan disampaikan secara bersamaan kepada masyarakat Aceh.
“Awalnya pengumuman itu direncanakan lebih cepat. Namun, pemerintah memiliki pertimbangan tersendiri karena ada beberapa hal penting yang juga ingin disampaikan kepada masyarakat Aceh,” ujarnya.
Abu Sibreh mengatakan kepastian mengenai status Lapangan Blang Padang telah lama dinantikan masyarakat. Karena itu, rencana pengembalian aset tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi rakyat Aceh, khususnya umat Islam.
“Kita mengajak masyarakat Aceh untuk bersama-sama menanti pengumuman gembira ini,” ungkapnya.
Lapangan Blang Padang merupakan salah satu ruang publik bersejarah di pusat Kota Banda Aceh. Letaknya yang berdekatan dengan Masjid Raya Baiturrahman membuat kawasan tersebut memiliki hubungan sejarah, sosial, dan keagamaan yang kuat dengan masyarakat Aceh.
Persoalan status Blang Padang telah lama menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah tokoh agama dan masyarakat terus mendorong pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut secara terbuka serta berlandaskan dokumen sejarah dan ketentuan hukum yang berlaku.
Karena itu, pengumuman resmi pemerintah mengenai pengembalian Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman menjadi momentum yang telah lama ditunggu masyarakat Aceh. [•]

