Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / Empat Pesan Jokowi untuk Fashion Muslim

Empat Pesan Jokowi untuk Fashion Muslim

Kamis, 03 Mei 2018 09:39 WIB

Font: Ukuran: - +

DIALEKSIS.COM, Jakarta - Pegaleran Muslim Fashion Festival (Muffest) 2018 yang secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai konsekuensi laju perubahan.

"Sekarang ini masyarakat Indonesia hidup di era lifestyle dengan konsekuensi laju perubahan yang sangat cepat. Perkembangan dan perubahan di seluruh dunia yang sangat cepat dan semakin luar biasa," kata Jokowi. 

Saat ini, kata Jokowi, ada yang namanya Saudi Fashion Week di Riyadh, Saudi Arabia. Perlu diketahui jika fashion week di Saudi Arabia adalah yang pertama kali diadakan dalam sejarah Saudi Arabia. Dan juga sudah dilakukan di hampir seluruh negara di seluruh dunia. Artinya mereka telah membuka diri dan melakukan modernisasi.

"Kenapa semua negara semakin membuka diri dan melakukan modernisasi? Salah satu alasannya adalah generasi muda, terutama milenial. Generasi muda di seluruh dunia menuntut teknologi dan lifestyle terkini saling terkait," ungkapnya.  

Namun, Jokowi juga mengingatkan jika modernisasi yang dikembangkan tetap sesuai dengan nilai-nilai agama tanpa menanggalkan ciri khas tradisi Indonesia yang kaya. "Dengan perpaduan dua hal tersebut saya optimis ekonomi kreatif termasuk fashion akan memiliki masa depan luar biasa cerah.


Jokowi menekankan empat pesan bagi industri fashion muslim di Indonesia, baik dari pelaku industri, stakeholder, dan juga desainer: 

Pertama, harus bekerjasama agar busana muslim di Indonesia ada ciri khas keindonesiaan, gaya Indonesia. Kedua, fashion yang paling baik bisa memadukan antara yang tradisi daerah dan modern. Ketiga, rajin bersinergi dengan sektor lain untuk mendukung industri fashion hijab, seperti misalnya atlet bisa punya busana yang nyaman dan tetap bisa mencerminkan unsur busana muslim. Keempat, memperhatikan perkembangan teknologi dan e-commerce, kain, dan tekstil.(*)


Editor :
Ampuh Devayan

Tsunami
Komentar Anda