Selasa, 25 Agustus 2026
Beranda / Berita / Dunia / Australia Larang Lagu 100% AI Masuk Tangga Lagu, Ini Alasannya

Australia Larang Lagu 100% AI Masuk Tangga Lagu, Ini Alasannya

Selasa, 25 Agustus 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi musik yang menggunakan AI. [Foto: innovationtraining.org]


DIALEKSIS.COM | Melbourne - Industri musik rekaman Australia akan melarang lagu yang sepenuhnya dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) masuk ke tangga lagu resmi ARIA mulai pekan depan. Kebijakan ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa perkembangan AI generatif dapat mengancam penghidupan musisi dan pekerja kreatif.

Aturan tersebut mencuat setelah versi AI dari lagu Madonna, “Like a Prayer”, yang dibuat produser Australia dengan vokal dan drum berbasis AI, mampu bertahan selama 16 minggu di 20 besar tangga lagu Australia. Lagu itu bahkan sempat menempati posisi kedua pada Mei dan masih berada di peringkat keempat pada Selasa (25/8/2026).

ARIA menegaskan musik yang menggunakan AI sebagai alat bantu tetap diperbolehkan. Namun, sebuah lagu harus melibatkan manusia dalam proses utama, termasuk sebagai penulis lagu serta pengisi vokal dan instrumen utama.

Karya yang sepenuhnya dihasilkan AI juga tidak akan memenuhi syarat untuk ARIA Awards. CEO ARIA Annabelle Herd mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menjaga unsur manusia dalam industri musik sekaligus memastikan tangga lagu tetap mencerminkan karya yang dinikmati masyarakat.

Selain itu, musik yang masuk tangga lagu harus dibuat menggunakan layanan AI yang legal. Ketentuan ini juga sejalan dengan pedoman International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) yang menyebut lagu untuk tangga musik resmi harus "sebagian besar dibuat oleh manusia".

Komposer dan dosen Sydney Conservatorium of Music Alexis Weaver menyambut kebijakan tersebut. Menurutnya, aturan itu menjadi sinyal bahwa kreativitas manusia tetap menjadi prioritas, meski penggunaan AI dalam proses produksi musik semakin sulit dihindari. [AP/abc news]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
pema - damai
dishub