Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Dihujat di Mesdos, Sam Aliano: Itu Massa Jokowi dan Prabowo

Dihujat di Mesdos, Sam Aliano: Itu Massa Jokowi dan Prabowo

Sabtu, 21 April 2018 12:35 WIB


foto:google.co.id

DIALEKSIS.COM, Jakarta -- Warga naturalisasi asal Turki, dr Sam Aliano mencalonkan diri menjadi calon presiden 2019. Bahkan baliho-baliho yang besar terpampang wajahnya sudah terpasang di beberapa ruas jalan di Jakarta. Terkait pencalonannya tersebut, berbagai macam reaksi bermunculan dari warganet.

Warganet mengomentari salah satu tayangan video wawancara Sam Aliano tanggal 18 April 2018 lalu di salah satu stasiun TV swasta nasional yang diunggah ke media sosial (medsos) Youtube. Video yang diunggah tersebut telah ditonton hingga 354.808 warganet.

Hanya selama dua hari usai diunggah di Youtube, ada 40 persen warganet yang suka (like). Selebihnya, 60 persen tidak suka (dislike). Berbagai macam komentar pun mengalir, mulai yang mendukung maupun mencibirnya.

Menanggapi hal tersebut, Sam menyebut angka 60 persen yang tidak menyukai videonya adalah pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto. "Angka 60 persen dislike itu pasti massa (pendukung) Jokowi dan Prabowo. Artinya, masing-masing sebesar 30 persen," kata Sam kepada wartawan, Sabtu 21 April 2018.

Sam mengatakan, baik kubu Jokowi atau Prabowo khawatir jika ada bakal Capres baru yang ikut Pilpres. Pasalnya, kata Sam, kedua figur tersebut bertanggungjawab atas ketidakharmonisan bangsa paska Pilpres 2014.

Dia mengaku, hasil respon warga jauh lebih jujur dari hasil lembaga survei yang kerap berupa "angka pesanan." Sebaliknya, justru dapat dijadikan acuan bagi lembaga survei untuk melakukan survei.

Capaian ini pun membuatnya percaya diri lantaran hanya gabungan antara Jokowi dan Prabowo lah yang dapat mengalahkannya jika Pemilu diadakan dalam waktu dekat ini. Sebaliknya, jika kedua figur itu tidak bergabung sebagai pasangan capres-cawapres, maka akan sangat mudah dijungkalkan oleh Sam.

Berdasarkan hasil pandangan warganet tersebut, Sam mengirimkan sinyal kepada Jokowi dan Prabowo agar tidak menggangap remeh rencananya ikut Pilpres. Artinya, kedua figur yang berpotensi "rematch" di Pilpres 2019 itu perlu mewaspadai Sam. "Ini tanda bahwa Jokowi dan Prabowo sangat mudah dikalahkan oleh Sam Aliano," katanya penuh percaya diri. (sumber: viva.co,id)

Editor :
Ampuh Devayan

pelantikan pengurus PSC (TNI)
Komentar Anda