Minggu, 30 November 2025
Beranda / Berita / Aceh / Banjir dan Longsor Melanda 17 Kabupaten/Kota di Aceh, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir dan Longsor Melanda 17 Kabupaten/Kota di Aceh, Ribuan Warga Mengungsi

Minggu, 30 November 2025 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Tampak foto udara menunjukkan jembatan yang rusak akibat banjir bandang di jalan utama yang menghubungkan Aceh dan Sumatera Utara di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, pada Jumat (28/11/2025). [Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP] 


DIALEKSIS.COM | Aceh - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Aceh sejak awal pekan keempat November 2025 memicu banjir dan tanah longsor di 17 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak signifikan terjadi di Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Besar, Aceh Singkil, Langsa, Kota Subulussalam, Pidie, Bireuen, Aceh Barat, Aceh Selatan dan Aceh Tenggara.

Laporan penanganan terbaru BNPB per 28 November 2025 pukul 15.33 WIB menunjukkan ribuan warga terdampak, puluhan desa terendam, dan sejumlah infrastruktur rusak akibat banjir dan longsor yang terjadi hampir merata di wilayah Aceh.

Kondisi Mutakhir di Sejumlah Kabupaten/Kota

Aceh Selatan

Sejumlah wilayah mulai surut. Petugas BPBD terus melakukan asesmen lanjutan pada area yang sebelumnya terendam banjir.

Aceh Tenggara

Kondisi lalu lintas antarposko sudah kembali normal. Pergerakan warga dan bantuan mulai berlangsung lancar.

Kota Subulussalam

Arus banjir masih menggenangi Kecamatan Rundeng. Tanah longsor menghambat akses di beberapa titik sehingga menyulitkan distribusi bantuan.

Gayo Lues

Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan beberapa desa di kawasan Pegunungan Gayo kembali terendam. Jalur Nasional Gayo-Lues mengalami gangguan akibat material longsor.

Aceh Barat

Sejumlah desa di Kecamatan Johan Pahlawan masih digenangi air sejak hujan deras mengguyur sejak sehari sebelumnya.

Aceh Singkil

Banjir meluas ke beberapa kecamatan. Tim BPBD tengah melakukan evakuasi warga di wilayah Sungai Kanan dan sekitarnya.

Aceh Timur

Air mulai surut di beberapa lokasi, namun akses transportasi masih terganggu akibat tanah longsor di Kecamatan Idi Tunong.

Pidie

Beberapa desa kembali terendam akibat hujan susulan. Warga di Desa Tiro masih bertahan di pengungsian.

Aceh Utara

Kondisi masih bergerak dinamis. Debit air sungai meningkat akibat hujan sejak dini hari.

Bireuen

Genangan tinggi masih terjadi di Kecamatan Peusangan dan Peulimbang. Jalan raya Banda Aceh-Medan sempat terputus selama beberapa jam.

Langsa

Longsor terjadi di Kecamatan Langsa Lama dan menutup akses jalan penghubung antar desa.

Banjir Besar Lhoksukon

Wilayah Lhoksukon masih terendam dengan ketinggian air mencapai 70 cm di beberapa titik. Petugas masih melakukan evakuasi warga yang terjebak.

Upaya Penanganan: Mobilisasi Bantuan dan Evakuasi

BNPB bersama BPBD seluruh kabupaten/kota terus mengerahkan peralatan dan personel untuk penanganan banjir dan longsor. Bantuan Presiden RI untuk Aceh telah disalurkan, mencakup 100 karung beras, makanan siap saji, dan kebutuhan dasar; 3 unit ekskavator untuk membuka akses jalan terdampak longsor; Perahu karet untuk evakuasi; dan Logistik tambahan berupa tenda, selimut, matras, dan genset

Di sejumlah wilayah seperti Aceh Barat, Aceh Tenggara, dan Kota Sabang, pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk percepatan distribusi logistik.

Upaya di Kabupaten Terdampak

Aceh Selatan: BPBD melakukan pembersihan material banjir dan membantu warga kembali ke rumah.

Aceh Singkil: Tim reaksi cepat diturunkan untuk evakuasi dan pendataan kerusakan.

Kota Subulussalam: BPBD mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor.

Gayo Lues: Penanganan banjir diprioritaskan pada desa-desa yang terisolasi karena jalan putus.

Banda Aceh: BMKG memperingatkan potensi hujan lebat susulan dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.

Pidie Jaya: Penanganan genangan dilakukan secara bertahap di desa-desa pesisir yang terdampak paling parah.

BNPB Imbau Kewaspadaan Tinggi

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi hingga awal Desember. Pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada wilayah yang mengalami banjir berulang dan desa-desa yang rentan terisolasi akibat longsor. [arn]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI