Selasa, 25 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / 14 Putra-Putri Terbaik Nagan Raya Dilepas Kuliah ke Timur Tengah, Ini Pesan Pemkab

14 Putra-Putri Terbaik Nagan Raya Dilepas Kuliah ke Timur Tengah, Ini Pesan Pemkab

Selasa, 25 Agustus 2026 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas 14 putra-putri terbaik daerah yang akan melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah. [Foto: Diskominfo NaRa]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas 14 putra-putri terbaik daerah yang akan melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah.

Pelepasan calon mahasiswa tersebut dilakukan oleh Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Mahlil, S.E., M.Si.

Kegiatan dirangkai dengan tasyakuran yang digelar Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Nagan Raya di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Senin (24/8/2026).

Dari 14 calon mahasiswa tersebut, 13 orang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir, sedangkan satu orang lainnya menuju Maroko.

Dalam sambutannya, Mahlil mengapresiasi IKAT Nagan Raya yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada generasi muda daerah yang akan menempuh pendidikan di luar negeri.

Menurutnya, keberangkatan para calon mahasiswa menjadi momentum untuk memberikan doa, motivasi, sekaligus pesan agar mereka bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

“Ini merupakan momentum penting untuk memberikan doa, motivasi, dan pesan kepada putra-putri terbaik Nagan Raya yang akan menempuh pendidikan di negeri Timur Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat ilmu pengetahuan dan peradaban Islam,” ujar Mahlil.

Ia menegaskan, Pemkab Nagan Raya memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi utama dalam pembangunan daerah.

Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga integritas serta akhlak yang baik.

Mahlil juga berpesan agar para calon mahasiswa mensyukuri kesempatan yang telah diperoleh. “Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Selama berada di Timur Tengah, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama, bahasa Arab, dan berbagai disiplin ilmu lainnya, tetapi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal budaya, tradisi, pemikiran, serta kehidupan masyarakat dari berbagai negara.

“Jadikanlah kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memperdalam ilmu pengetahuan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jagalah nama baik diri sendiri, keluarga, dan daerah asal,” pesannya.

IKAT Nagan Raya Siapkan Program untuk Masyarakat

Ketua IKAT Nagan Raya, Romi Mahendra, Lc., dalam kesempatan itu memperkenalkan sejumlah program organisasi yang menjadi bentuk kontribusi alumni Timur Tengah kepada masyarakat.

Ia juga memperkenalkan Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (Ipelmasra) Mesir dan berbagai agenda tahunan yang telah disiapkan.

Romi mengatakan, kegiatan pelepasan calon mahasiswa baru yang digelar tahun sebelumnya menjadi agenda perdana IKAT Nagan Raya.

Dari kegiatan tersebut, para anggota kemudian menyusun sejumlah program yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Nagan Raya.

Salah satu program yang telah berjalan yakni Tahsin Bersanad. Program tersebut saat ini dilaksanakan di SMPN 1 Ulumul Qur’an Nagan Raya dan Dayah Terpadu Nurul Ikhwah.

Di SMPN 1 Ulumul Qur’an Nagan Raya, program tersebut mencakup tahsin serta panduan fikih salat.

“Program tahsin ini telah berjalan di dua sekolah, pertama SMP 1 Ulumul Qur’an Nagan Raya, tahsin plus panduan fikih salat, kedua Dayah Terpadu Nurul Ikhwah, dan akan kita lanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya,” ujar Romi.

Menurutnya, program tersebut menyasar para guru dan ustaz di masing-masing lembaga pendidikan. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh para guru dan ustaz dapat kembali diajarkan kepada para siswa.

Orang Tua Berpesan Jaga Nama Baik Nagan Raya

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya, Musiddiq, S.H.I., M.Si., yang mewakili orang tua calon mahasiswa, mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga nama baik keluarga dan daerah selama berada di luar negeri.

Ia menegaskan bahwa keberangkatan para calon mahasiswa bukan hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga membawa amanah sebagai generasi muda Nagan Raya.

Para mahasiswa diminta menjunjung tinggi budaya dan mengedepankan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anakku tercinta, kalian memikul amanah yang besar. Kalian adalah duta bangsa, lambang budaya, dan akhlak,” ucap Musiddiq.

“Pergilah dengan tekad yang tulus dan niat yang murni karena Allah Taala untuk menuntut ilmu. Bersungguh-sungguhlah dalam belajar, hormati guru-guru kalian, dan bersabarlah dalam merantau,” pesannya.

Kegiatan pelepasan dan tasyakuran tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Nagan Raya, para orang tua dan wali calon mahasiswa, alumni Timur Tengah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
pema - damai
dishub