Beranda / Berita / Nasional / 131.600 Rumah Tangga Nikmati Akses Pasang Listrik Gratis di Tahun 2023

131.600 Rumah Tangga Nikmati Akses Pasang Listrik Gratis di Tahun 2023

Senin, 22 Januari 2024 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Pada tahun 2023, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 131.600 rumah tangga di seluruh penjuru tanah air. Jumlah tersebut lebih tinggi daripada target yang dipatok, yaitu sebesar 125.000 bantuan pasang listrik baru. [Foto: dok. PLN]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pada tahun 2023, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 131.600 rumah tangga di seluruh penjuru tanah air. Jumlah tersebut lebih tinggi daripada target yang dipatok, yaitu sebesar 125.000 bantuan pasang listrik baru.

“Kita bisa merealisasikan di atas 100 persen, tepatnya 105 persen itu di angka 131.600 [sambungan], dan telah selesai pada bulan November lalu,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, dikutip dari laman Kementerian ESDM, Senin (22/01/2024).

Sebelumnya, imbuh Jisman, pada tahun 2022 realisasi BPBL mencapai 80.183 rumah tangga dari target 80.000 bantuan pemasangan listrik baru. Sementara untuk tahun 2024, Kementerian ESDM menargetkan akan memberikan bantuan pasang listrik baru kepada 80.000 rumah tangga.

“Tahun ini kita ada di 80.000 dan berharap memang kalau angka yang sudah masuk ke kami itu sekitar yang ada sekarang di 200.000 masih ada ya yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

BPBL adalah program bantuan pemasangan sambungan listrik baru secara gratis untuk rumah tangga yang belum berlistrik di berbagai daerah di Indonesia. Program juga merupakan salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus menjalankan peran negara di tengah masyarakat untuk dapat menikmati akses listrik. 

Jisman menekankan, program BPBL sangat penting mengingat listrik kini merupakan kebutuhan primer dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sambungan pasang baru ini diberikan kepada masyarakat yang belum mempunyai kWh tersendiri, belum berlangganan dengan PLN, sementara jaringan distribusi sudah tersedia di depan rumahnya,” tandasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda