Sabtu, 29 November 2025
Beranda / Berita / Dunia / Museum Louvre Paris Naikkan Tarif Wisatawan Asing demi Proyek “New Renaissance”

Museum Louvre Paris Naikkan Tarif Wisatawan Asing demi Proyek “New Renaissance”

Sabtu, 29 November 2025 20:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Museum Louvre Paris. [Foto: Shutterstock]


DIALEKSIS.COM | Paris - Museum Louvre Paris telah menyetujui kenaikan harga tiket dari 22 menjadi 32 euro bagi pengunjung non-Eropa mulai Januari 2026 untuk membantu membiayai perombakan bangunan yang kerusakannya telah terbongkar akibat pencurian permata mahkota pada 19 Oktober.

Langkah ini diumumkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron awal tahun ini sebagai bagian dari rencana renovasi dan perluasan museum selama satu dekade. Pelanggaran keamanan yang memungkinkan pencurian senilai 88 juta euro ($102 juta) tersebut menyoroti urgensi situasi ini.

Mulai 14 Januari, warga negara dari luar Uni Eropa harus membayar 10 euro lebih mahal. Langkah ini disetujui pada hari Kamis oleh dewan pengurus Louvre. Warga negara dari Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia, negara-negara yang menandatangani perjanjian Area Ekonomi Eropa, akan dibebaskan dari kenaikan harga tersebut.

Pada tahun 2024, Louvre menyambut 8,7 juta pengunjung, 77% di antaranya adalah warga negara asing. Warga negara teratas yang terdampak oleh kenaikan harga adalah warga AS (13%), Tiongkok (6%), dan Inggris (5%).

Awal bulan ini, direktur Louvre, Laurence des Cars, mengumumkan bahwa lebih dari 20 langkah darurat telah mulai diterapkan setelah perampokan tersebut. Ia mengatakan bahwa perombakan terbaru Louvre pada tahun 1980-an kini secara teknis sudah usang.

Biaya untuk rencana yang disebut "Louvre New Renaissance" diperkirakan mencapai 800 juta euro ($933 juta) untuk memodernisasi infrastruktur, mengurangi kepadatan, dan menyediakan galeri khusus untuk Mona Lisa yang terkenal pada tahun 2031.

Pada 19 Oktober, pencuri memaksa masuk melalui jendela ke Galeri Apollo dengan bantuan lift barang, menggunakan alat-alat listrik untuk memotong etalase dan melarikan diri dengan barang jarahan menggunakan skuter dalam waktu kurang dari delapan menit.

Pada hari Selasa, jaksa penuntut Paris mengumumkan empat penangkapan lagi terkait dengan perampokan tersebut. Polisi dapat menahan kedua pria dan dua wanita tersebut untuk diinterogasi hingga Sabtu sebelum hakim memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan pendahuluan. [AP]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI