Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Wapres JK: Pelayanan Publik di Aceh tak Boleh Terganggu

Wapres JK: Pelayanan Publik di Aceh tak Boleh Terganggu

Selasa, 10 Juli 2018 11:13 WIB


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Roda pemerintahan harus tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, meski Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sedang berhalangan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat menerima Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Rumah Dinasnya, di Jl Diponogoro, Jakarta, Senin (9/7) malam.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menghadap Wapres Jusuf Kalla (JK) sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menerima Surat Penugasannya sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Aceh karena Gubernur Irwandi Yusuf sedang berhalangan.

Pada kesempatan tersebut Plt Gubernur Nova Iriannyah melaporkan kondisi Aceh dan jalannya roda pemerintahan dalam seminggu terakhir. Nova menyampaikan, bahwa Pemerintah Aceh tetap berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Usai mendengarkan laporan tersebut, Wapres JK mengarahkan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar meningkatkan koordinasi dengan semua stakeholders di Aceh, termasuk dengan tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama.

Wapres JK juga berpesan agar Plt Gubernur Nova meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan DPR Aceh. Komunikasi dan koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif, menurut JK, dapat meringankan tugas-tugas Nova sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Aceh.

Pada akhir pembicaraan, Wapres JK berpesan agar melaporkan kepadanya setiap kendala yang mungkin timbul. Wapres JK berjanji akan membantu mencari solusi terbaik demi percepatan pembangunan dan merawat suasana damai di Aceh.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Asisten II Taqwallah, Asisten III Kamaruddin Andalas, Kepala Dinas Keuangan Jamaluddin, Kepala Kantor Perwakilan Aceh di Jakarta Bardi, Karo Humas Setda Aceh Rahmat Raden dan Jubir Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani dan Wiratmadinata [j]

Reporter :
Ary
Editor :
Jaka Rasyid

Komentar Anda